Gunung Agung terletak di Kabupaten Karangasem, sekitar 75 kilometer dari Kuta.
Dengan meningkatnya status ke Level IV atau tertinggi, sejumlah
tempat wisata yang dilewati radius 12 km ditutup, di antaranya adalah
Pura Besakih.
Menurut Bupati Karangasem I Wayan Arta Dipa di Pos Pemantauan
Gunungapi Agung, Kecamatan Rendang, penduduk di sekitar Pura Besakih
juga sudah mengungsi. Pasalnya, objek wisata religi itu masuk dalam zona
merah Gunung Agung.
"Sebenarnya kalau di radius itu (Pura Besakih) tak boleh ada
kegiatan, wisatawan tidak boleh masuk. Risikonya tinggi. Mulai pagi ini,
wisatawan tidak boleh masuk. Untuk aktivitas sembahyang di Pura Besakih
karena ditutup ya, tidak bisa. Sembahyang di tempat pengungsian juga
bisa," ucapnya.
Pakar vulkanologi, Surono menjelaskan bahwa karakter letusan Gunung
Agung tidak pernah kecil. Bahkan, kata pria yang akrab disapa Mbah Rono
ini, letusan Gunung Agung akan lebih besar dari letusan Gunung Merapi
pada tahun 2010.
"Karakter Gunung Agung letusannya tidak pernah kecil. Paling tidak,
lebih besar dari Merapi tahun 2010," kata Surono di Karangasem, Bali,
Sabtu lalu.
Surono menambahkan, Gunung Agung juga akan memuntahkan material yang
lebih besar dari Gunung Merapi. "Kalau lebih besar (dari Gunung
Merapi), maka (muntahan material) lebih besar dari 150 juta meter kubik
(yang dimuntahkan Merapi)," dia mengungkapkan.
Hingga kini, warga sudah membludak di pos-pos pengungsian. Mereka
mengungsi sejak status Gunung Agung dinaikkan levelnya menjadi awas.(FM/RM)
GUNUNG AGUNG BALI ERUPSI,BEBERAPA NEGARA PEMASOK TURIS MANCANEGARA KELUARKAN TRAVEL WARNING
GEJOLAK ERUPSI MENINGKAT GUNUNG AGUNG DI BALI
BALI--Ribuan turis Australia yang berencana mengunjungi Bali menghadapi situasi sulit. Pasalnya, perjalanan mereka terancam batal usai Kementerian Luar Negeri Australia mengeluarkan travel warning. Kebijakan itu dikeluarkan setelah status Gunung Agung meningkat dari 'siaga' menjadi 'awas' pada Senin 25 September 2017.
Kedubes amerika serikat juga mengeluarkan peringatan perjalanan wisata bagi warganya yang hendak berkunjung ke Bali pasca penetapan status erupsi gunung agung
Langkah serupa dilakukan oleh Singapura. Pemerintah meminta warganya untuk menghindari perjalanan ke Bali.
Hal itu diungkapkan oleh Ministry of Foreign Affairs (MFA) dalam travel advisory yang dikeluarkan pada Sabtu 23 September.
"Adapun warga Singapura yang ada di Bali diminta untuk mengambil langkah waspada atas keselamatan pribadi dan menonitor perkembangan termasuk bersiap untuk evakuasi," tulis pernyataan itu.
BALI--Ribuan turis Australia yang berencana mengunjungi Bali menghadapi situasi sulit. Pasalnya, perjalanan mereka terancam batal usai Kementerian Luar Negeri Australia mengeluarkan travel warning. Kebijakan itu dikeluarkan setelah status Gunung Agung meningkat dari 'siaga' menjadi 'awas' pada Senin 25 September 2017.
Kedubes amerika serikat juga mengeluarkan peringatan perjalanan wisata bagi warganya yang hendak berkunjung ke Bali pasca penetapan status erupsi gunung agung
Langkah serupa dilakukan oleh Singapura. Pemerintah meminta warganya untuk menghindari perjalanan ke Bali.
Hal itu diungkapkan oleh Ministry of Foreign Affairs (MFA) dalam travel advisory yang dikeluarkan pada Sabtu 23 September.
"Adapun warga Singapura yang ada di Bali diminta untuk mengambil langkah waspada atas keselamatan pribadi dan menonitor perkembangan termasuk bersiap untuk evakuasi," tulis pernyataan itu.
Gunung Agung terletak di Kabupaten Karangasem, sekitar 75 kilometer dari Kuta.
Dengan meningkatnya status ke Level IV atau tertinggi, sejumlah tempat wisata yang dilewati radius 12 km ditutup, di antaranya adalah Pura Besakih.
Menurut Bupati Karangasem I Wayan Arta Dipa di Pos Pemantauan Gunungapi Agung, Kecamatan Rendang, penduduk di sekitar Pura Besakih juga sudah mengungsi. Pasalnya, objek wisata religi itu masuk dalam zona merah Gunung Agung.
"Sebenarnya kalau di radius itu (Pura Besakih) tak boleh ada kegiatan, wisatawan tidak boleh masuk. Risikonya tinggi. Mulai pagi ini, wisatawan tidak boleh masuk. Untuk aktivitas sembahyang di Pura Besakih karena ditutup ya, tidak bisa. Sembahyang di tempat pengungsian juga bisa," ucapnya.
Pakar vulkanologi, Surono menjelaskan bahwa karakter letusan Gunung Agung tidak pernah kecil. Bahkan, kata pria yang akrab disapa Mbah Rono ini, letusan Gunung Agung akan lebih besar dari letusan Gunung Merapi pada tahun 2010.
"Karakter Gunung Agung letusannya tidak pernah kecil. Paling tidak, lebih besar dari Merapi tahun 2010," kata Surono di Karangasem, Bali, Sabtu lalu.
Surono menambahkan, Gunung Agung juga akan memuntahkan material yang lebih besar dari Gunung Merapi. "Kalau lebih besar (dari Gunung Merapi), maka (muntahan material) lebih besar dari 150 juta meter kubik (yang dimuntahkan Merapi)," dia mengungkapkan.
Hingga kini, warga sudah membludak di pos-pos pengungsian. Mereka mengungsi sejak status Gunung Agung dinaikkan levelnya menjadi awas.(FM/RM)
Dengan meningkatnya status ke Level IV atau tertinggi, sejumlah tempat wisata yang dilewati radius 12 km ditutup, di antaranya adalah Pura Besakih.
Menurut Bupati Karangasem I Wayan Arta Dipa di Pos Pemantauan Gunungapi Agung, Kecamatan Rendang, penduduk di sekitar Pura Besakih juga sudah mengungsi. Pasalnya, objek wisata religi itu masuk dalam zona merah Gunung Agung.
"Sebenarnya kalau di radius itu (Pura Besakih) tak boleh ada kegiatan, wisatawan tidak boleh masuk. Risikonya tinggi. Mulai pagi ini, wisatawan tidak boleh masuk. Untuk aktivitas sembahyang di Pura Besakih karena ditutup ya, tidak bisa. Sembahyang di tempat pengungsian juga bisa," ucapnya.
Pakar vulkanologi, Surono menjelaskan bahwa karakter letusan Gunung Agung tidak pernah kecil. Bahkan, kata pria yang akrab disapa Mbah Rono ini, letusan Gunung Agung akan lebih besar dari letusan Gunung Merapi pada tahun 2010.
"Karakter Gunung Agung letusannya tidak pernah kecil. Paling tidak, lebih besar dari Merapi tahun 2010," kata Surono di Karangasem, Bali, Sabtu lalu.
Surono menambahkan, Gunung Agung juga akan memuntahkan material yang lebih besar dari Gunung Merapi. "Kalau lebih besar (dari Gunung Merapi), maka (muntahan material) lebih besar dari 150 juta meter kubik (yang dimuntahkan Merapi)," dia mengungkapkan.
Hingga kini, warga sudah membludak di pos-pos pengungsian. Mereka mengungsi sejak status Gunung Agung dinaikkan levelnya menjadi awas.(FM/RM)
Labels:
BUDAYA,
DUNIA,
Internasional,
KABAR UNIK,
NASIONAL
Thanks for reading GUNUNG AGUNG BALI ERUPSI,BEBERAPA NEGARA PEMASOK TURIS MANCANEGARA KELUARKAN TRAVEL WARNING. Please share...!


0 Comment for "GUNUNG AGUNG BALI ERUPSI,BEBERAPA NEGARA PEMASOK TURIS MANCANEGARA KELUARKAN TRAVEL WARNING"