MUSEUM SEJARAH DUNIA YANG WAJIB DI KUNJUNGI PECINTA SEJARAH
Sejarah tentang perang umumnya saling bertautan dengan dunia militer dan peradaban manusia.
Meski bukan kejadian langka dalam sejarah, namun konflik bersenjata
merupakan pengalaman paling traumatis yang dapat ditanggung oleh sebuah
bangsa dan negara.
Maka tak heran jika manusia --pascaperang-- di seluruh dunia kerap
mendirikan sebuah museum untuk mengingatkan memori pahit tentang konflik
bersenjata dan orang-orang yang tewas kala bertempur saat itu.
Harapannya, agar manusia pada masa mendatang tak mengulangi lagi
tumpah darah yang muncul dari sebuah perang dan hidup bersandingan di
Bumi secara damai sejahtera.
Selain sebagai sebuah pengingat akan riwayat konflik bersenjata,
museum perang juga dapat digunakan untuk kepentingan akademis hingga
turisme.
Berikut, 4 tempat bak 'surga' bagi para antusias sejarah dunia militer dan perang di seluruh dunia, yang rangkum dari
CNN, Minggu (10/9/2017).
1. National WWI Museum and Memorial, Kansas City, AS
National WWI Museum and Memorial didirikan dan dicanangkan sebagai
museum nasional resmi milik Amerika Serikat, guna mengenang keterlibatan
Negeri Paman Sam pada Perang Dunia I tahun 1917.
Kongres AS menetapkan museum itu dengan status 'the Nations World War I Museum'.
Museum itu memiliki akar pada sebuah monumen pancang pertama yang
dibangun di lokasi tersebut tepat setelah Perang Dunia I berakhir,
menjadikannya --secara teknis-- berusia paling tua, jika dibandingkan
dengan museum yang bertajuk serupa di seluruh dunia.
"Museum ini cukup unik jika dibandingkan dengan yang lain, khususnya
dalam konteks keragaman koleksi. ... Kami tak hanya mengumpulkan koleksi
eksklusif AS, namun lebih dari 75.000 di antaranya berasal dari negara
lain yang terlibat dalam perang tersebut," jelas Matthew Naylor selaku
presiden museum.
Setelah menjalani renovasi dan perluasan yang ekstensif sekitar satu
dekade lalu, museum ini telah mengalami lonjakan jumlah pengunjung dan
telah menjadi objek wisata utama di Kansas City, Missouri.
Museum dengan area seluas 47 hektar itu juga merupakan tempat
kegiatan dan acara warga sepanjang tahun. Pengunjung juga dapat
menikmati beberapa pemandangan terbaik dari Kansas City dari Liberty
Memorial Tower yang memiliki tinggi sekitar 66 meter.
2. Les Invalides, Paris, Prancis
Koleksi yang mengenang keagungan militer Kerajaan Prancis pada masa
kejayaannya dapat diobservasi di museum Hôtel des Invalides, dekat tepi
sungai Seine di jantung kota Paris.
Kompleks museum yang mengesankan itu, yang bangunan utamanya ditutupi
oleh kubah emas, dibangun pada abad ke-17 atas perintah Raja Louis XIV.
Fasilitas yang pada awalnya dibangun untuk rumah jompo bagi veteran
tentara itu berisi katalog koleksi untuk Musée de l'Armée (Museum
Tentara Prancis), Musée des Plans (Museum Konstruksi Militer), model
skala kota-kota berbenteng utama di Prancis, dan ruang bawah tanah di
mana sisa-sisa jenazah Napoleon Bonaparte dibaringkan, setelah
direpatriasi dari pengasingannya di pulau St. Helena pada 1800-an.
3. National Naval Aviation Museum, Pensacola, AS
Sulit rasanya untuk tidak memberikan kredit atas peran yang telah
dimainkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat sebagai representasi dan
proyeksi kekuatan militer Negeri Paman Sam di seluruh dunia.
Armada dan kapal AS, dari tahun ke tahun, konsisten mempertahankan
presensinya di sejumlah kawasan di dunia, --meski kerap menuai kritik
dan memicu tensi tinggi dengan militer negara lain.
Selain itu, kapabilitas AL AS untuk mengkombinasikan kekuatan dan
alutsista udara dalam setiap operasi maritim semakin mempertahankan
status mumpuni.
National Naval Aviation Museum di Pensacola, Negara Bagian Florida
memamerkan koleksi lebih dari 150 pesawat terbang dan simulator
penerbangan yang digunakan oleh AL Amerika dalam setiap riwayat operasi
maritim di seluruh dunia.
4. Museum of the Great Patriotic War, Moskow, Rusia
Arsitektur monumental dari Museum of the Great Patriotic War di
Moskow, Rusia, yang mengenang Perang Patriotik Hebat (cara Uni Soviet
menyebut Perang Dunia II), adalah sebuah pengingat nyata --bagi dunia
dan khususnya negara eks-Soviet-- akan pengorbanan manusia dan sumber
daya materi yang sangat besar dalam konflik bersenjata.
Kompleks tersebut, yang terletak di tengah Park Pobedy (Victory
Park), di pusat kota Moskow barat, diresmikan pada 1995, tepat pada
peringatan 50 tahun akhir Perang Patriotik Hebat tersebut.
Di antara fitur paling mengesankan dari museum ini adalah tiga ruang
peringatan besar. Ruang utama didedikasikan untuk semua orang yang
menerima penghargaan Hero of the Soviet Union (Pahlawan Uni Soviet). Dua
lainnya difungsikan untuk mengenang lebih dari 26 juta orang yang tewas
dari Tentara Merah (Red Army) Uni Soviet.
Yang tak kalah luar biasa dan turut melengkapi pameran museum ini
adalah dipajangnya beberapa lukisan besar, epik, beraliran realisme
(realism) yang menggambarkan, beberapa pertempuran kunci dalam the Great
Patriotic War.
Museum Panorama Borodino --mengoleksi riwayat militer Kekaisaran
Rusia era 1800an-- yang terletak berdekatan dengan Museum of the Great
Patriotic War, juga menjadi nilai plus untuk sebuah tur bersejarah.
Jadi Anda bisa 'sambil menyelam minum air', jalan-jalan dan mendapat informasi tentang bangunan di pusat kota Moskow barat itu.
(FM/RM)