NEWS MAKERS,SPORTS,KULINER TRADISIONAL,KESEHATAN INFO DAN HIBURAN UNIK

klik selengkapnya

loading...

Search This Blog

antiadds

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

MASYARAKAT ATHEIS DUNIA TEMPATI PERINGKAT KETIGA TERBANYAK,SETELAH AGAMA KRISTEN DAN ISLAM


Ateis bukanlah sebuah agama, bukan pula sebuah sekte.
  Ia adalah sebuah sikap dari orang-orang yang memilih tidak beragama dan tidak percaya dengan tuhan. Yang menarik,   kelompok ini  umumnya adalah orang-orang terpelajar.  Dari sisi ekonomi, kebanyakan mereka dari keluarga mapam.
Dari tahun ke tahun jumlah masyarakat ateis semakin berkembang di dunia.   China adalah negara paling banyak memiliki masyarakat ateis.  Perkembangan ateis di  negeri tirai bamboo ini muncul karena sistem politik negara itu yang mendorong masyarakat melupakan agama. Karena itu bisa dikatakan ateis di China lahir secara alamiah karena pengondisian oleh negara, bukan lahir dari sebuah proses kontemplasi diri  yang menghasilkan keyakinan bahwa agama hanyalah sebagai sebuah budaya  yang mengusik kehidupan masyarakat.
Dalam sebuah lawatan ke China, saya pernah menanyakan masalah ateis ini kepada salah seorang rekan yang kebetulan bekerja sebagai wartawan lokal. 
“Mengapa Anda memilih Ateis?”
Jawabannya sederhana,  karena sejak kecil ia tidak pernah diperkenalkan dengan agama.  Orang tua dan lingkungannya juga  adalah orang-orang yang tidak peduli dengan agama. Selama bersekolah ia pun  tidak pernah diajarkan tentang agama. Karena itu ia tidak pernah paham agama.  Beranjak dewasa, baru ia sadar bahwa sikapnya itu adalah ateis. Kini ia sangat sibuk menjalani aktivitas sehari-hari sehingga ia merasa tidakmembutuhkan agama dalam hidupnya.
Pernyataan rekan ini menjadi bukti bahwa keberadaan ateis di China lebih didasari karena hidup mereka tidak pernah dekat dengan agama. Negara berperan menciptakan suasana ini karena  China  merupakan negara komunis terbesar di dunia, di mana agama dibendung untuk berkembang.  Hanya ada sebagian kecil masyarakat di sana memeluk agama, seperti Islam, Budha atau kristen. Dari 1,3 miliar penduduk negara itu,  lebih dari 80 persen memilih ateis.
Tidak adanya pembelajaran agama di sekolah dan di keluarga  membuat mayoritas rakyat China tidak mengerti tentang agama.  Ada beberapa di antara mereka yang sedikit percaya dengan tuhan, tapi merasa ragu karena  tidak bisa membuktikannya secara ilmiah. Selama ini mereka lebih banyak dicecoki dengan ilmu-ilmu ilmiah yang mendorong untuk berkarya dan bekerja lebih keras. Mereka didokrin untuk bisa menyelesaikan masalah sendiri tanpa perlu berdo’a atau mengharap ridho dari Sang Pencipta.
Penganut ateis di China sebenarnya lebih tepat dikatakan agnostik.  Menurut filsuf William L. Rowe,  defenisi  agnostik  adalah orang yang mendustakan atau meragukan keberadaan Tuhan. Sedangkan ateis adalah orang yang sama sekali tidak percaya dengan keberadaan tuhan. 
Boleh dikatakan agnostik dan ateis ini hanya beda tipis. Perbedaannya hanya pada landasan filosofis  saja. Karena itu tulisan saya mengenai fenomena ateis ini menyentuh pula komunitas agnostik. Saya tidak menyorot  perbedaan keduanya, tapi lebih melihatnya dalam satu frame, yakni kelompok masyarakat yang tidak percaya dengan agama dan Tuhan.
Berbeda dengan China, ateis yang berkembang di Amerika hadir karena proses transformasi pandangan masyarakatnya sendiri.  Komunitas ini kian berkembang karena  tidak adanya hambatan oleh negara. Kebebasan dalam menjalankan agama dan kebebasan untuk tidak beragama membuat ateis tumbuh pesat di Amerika.
Yang agak ekstrim adalah  Albania. Pemerintah di negara itu memandang agama hanyalah budaya luar yang mencoba mengusik budaya asli mereka. Itu sebabnya  di bawah Pemerintahan Presiden Albania Enver Honxha,  negara itu pernah menghapuskan semua agama dan membuat Albania menjadi negara ateis total. Banyak tempat-tempat ibadah yang dinasionalisasikan. Ulama serta para pemeluk agama lain ditangkapi, disiksa, dan dieksekusi. Semua pendeta Katholik Roma, termasuk kardinal, suster, dan biarawan diusir dari Albania pada 1946.
Republik Ceko, meski tidak seekstrim Albania, tapi dulunya pernah juga melarang agama berkembang di negara mereka. Setelah Uni Sovyet bubar,  perlahan-lahan warganya mulai membuka diri dengan agama,  tapi  dalam jumlah yang sedikit, sekitar 21 persen. Meski sekarang negara itu tidak lagi melarang perkembangan agama,  tapi warga tetap dilarang menyebarkan pemahaman agama mereka pada masyarakat ateis. Alasannya, karena pemikiran soal ketuhanan dianggap pandangan purba. Para ateis percaya  setiap masalah pasti ada usaha penyelesaian, dengan ketrampilan, kerja keras dan uang.  Bukan memohon dari keajaiban Tuhan.
Setelah China, boleh jadi Amerika adalah negara yang memiliki pertumbuhan ateis yang cukup besar. Bahkan penelitian Trinity College pada 2008 menyebutkan, perkembangan warga ateis sangat pesat dibanding agama apapun di Amerika.
Pada 1990 jumlah  masyarakat ateis di negera ini  hanya 8,2 persen.  Lima tahun kemudian meningkat menjadi 14,2 persen. Pada tahun 2008, angka itu sudah menyentuh 15 persen. Pada 2014 ini jumlah ateis di Amerika diperkirakan mendekati 20 persen. Ada kemungkinan dalam 10 tahun mendatang  bakal terjadi  "booming ateis” di negara ini.
Di Florida misalnya, dari hanya 5 orang atheis lima tahun lalu, sekarang berkembang  hingga mencapai lebih dari  700 orang.  Di beberapa negara bagian seperti South Carolina, jumlah para ateis bahkan berlipat menjadi tiga kalinya. Perkembangan ini tidak lepas dari usaha para pemercaya ateis yang  terus melakukan segala cara untuk merekrut pengikut baru  mereka lewat jaringan media sosial dan perangkat internet lainnya.   Kemajuan teknologi komunikasi memang menjadi salah satu factor pemicu mudahnya ateis berkembang di negara itu.
Awalnya hanya orang dewasa berusia di atas 32 tahun yang  berani mengaku ateis di Amerika. Tapi belakangan ini tidak sedikit anak di bawah usia 15 tahun yang  berani mengakui kalau ia adalah ateis. Yang mengejutkan, tidak sedikit pula para tokoh agama Kristen yang terang-terangan mengumumkan kepada public kalau ia merubah keyakinannya menjadi ateis.
Mike Aus, pendeta di wilayah Houston  menjadi pendeta pertama yang tampil di depan publik  mengumumkan keputusannya menjadi ateis. Pendeta Gereja Theophilus di Katy itu menyatakan hal itu dalam suatu acara televisi Minggu di MSNBC. Aus adalah seorang pendeta Lutheran yang telah berkhotbah di gereja selama hampir 20 tahun. Sekarang, ia justru mengatakan tidak lagi percaya kepada pesan-pesan yang telah dikhotbahkannya selama ini.
Dampak dari pernyataan Aus itu dirasakan oleh gereja- geraja di Amerika. Gerejanya sendiri  di Houston  yang beranggotakan sekitar 80 orang kemudian ditutup.  Para jemaatnya  mengaku kecewa dan menuding Aus telah menghancurkan hidup mereka.
Mike Aus bukan satu-satunya pendeta yang merubah keyakinannya soal tuhan. Ada ratusan pendeta lain di Amerika melakukan hal yang sama.  Para pendeta, pelayan dan pemimpin gereja yang tidak lagi percaya pada Tuhan itu kemudian membentuk kelompok pertemuan rahasia melalui situs clergyproject.com. Saat ini jumlah anggota kelompok itu mencapai 240 orang.  Beberapa di antaranya diduga masih  aktif melayani di gereja-gereja dan lembaga-lembaga pelayanan, meski mereka sendiri sesungguhnya tidak lagi percaya dengan apa yang mereka khotbahkan.
Tidak hanya kalangan pendeta,  sejumlah politisi dan pengusaha di Amerika juga berani mengatakan kalau mereka ateis. Bahkan komunikasi ini memiliki jaringan di pemerintahan.  “Kami membangun hubungan esensial dengan Kongress, dan kami punya pintu yang sama ke Gedung Putih,” Ujar Sean Faircloth, Direktur Eksekutif Secular Coalition for America.
Fenomena ini yang kian meyakinkan banyak orang bahwa ateis akan terus meningkat di Amerika.  "Jika kecenderungan ini terus berlanjut, kemungkinan dalam dua dekade mendatang jumlah penganut ateis Amerika bisa mencapai seperempat dari penduduk negara itu, " kata Profesor Ryan Cragun dari University of Tampa yang pernah melakukan penelitian mengenai isu ini.
Amerika Serikat memiliki jumlah penduduk lebih dari 301 juta. Menurut CIA Fact Book, sekitar 52 persen warga  negara itu  adalah Protestan, Katolik 24 persen, Mormon 2 persen, Yahudi  dan muslim masing-masing 1 persen, selainnya ateis dan agama lain. 
Beberapa orang percaya bahwa  perkembangan ateis di negara itu merupakan bentuk kemarahan kepada mantan presiden AS George W. Bush yang memiliki kebijakan beragam terhadap para pemeluk agama. Ada juga pandangan mengatakan kalau banjirnya buku-buku anti agama menjadi salah satu pemicu berkembangnya pemahaman ini di Amerika.  Jaringan internet yang  begitu luas menjadi alat pendorong utama  memperluas gerakan ini.
Yang menarik, temuan  Profesor Barry Kosmin peneliti Trinity College membuktikan hampir 70 persen paham ateis ini berkembang di kalangan laki-laki. Perempuan ternyata lebih religius daripada pria. Di bagian lain, survei Forum Agama dan Kehidupan Masyarakat Pew  menemukan kalau  para ateis memiliki nilai pengetahuan agama tertinggi. Jika rata-rata orang Amerika menjawab secara benar 16 dari 32 pertanyaan tentang ilmu agama, maka orang ateis memiliki nilai rata-rata 20,9. Penganut Yahudi sedikit di bawahnya, dengan nilai rata-rata 20,5.
Survei  Pew Forum on Religion and Public Life  pada awal 2013 bertajuk "The Global Religious Landscape”  juga menemukan bukti bahwa ateis telah berkembang pesat di berbagai belahan dunia. Jumlah penganut ateis diperkirakan mencapai  1,1 miliar.  China tetap merupakan negara dengan penduduk ateis terbesar, disusul Jepang, dan ketiga adalah Amerika Serikat.
Jumlah penganut agama Kristen masih tetap yang terbesar di dunia, mencapai 2,2 miliar orang atau sekitar 31,5 persen populasi dunia. Sebanyak  50 persen dari jumlah ini adalah penganut Katolik Roma, sisanya Protestan, Anglikan dan aliran-aliran non-denominasi lainnya. Pemeluk agama Islam menempati urutan kedua dengan jumlah 1,6 miliar atau 23 persen, di mana 90 persen di antaranya persennya adalah Sunni.
Menurut riset Pew, Islam bakal menjadi agama paling berkembang di dunia di masa depan.  Setelah Islam, ateis menjadi peham yang terus mendunia, terutama di negara-negara kaya. Penganut agama  Hindu dan Buddha menyusul di belakang mereka.
Pew juga memprediksi, agama yang perkembangan paling lambat di masa depan adalah Yahudi. Pemeluk Yahudi hanya 14 juta orang, atau 0,2 persen dari populasi dunia. Yahudi terbanyak ada di Israel, yang mencapai  40,5 persen dari populasi Yahudi di seluruh dunia(.penyunting oleh : dr.Darren kwan,P.hd)
Penulis sedang mengikuti fellowship tentang Toleransi dan Kebebasan Beragama di Massachusetts, Amerika Serikat.

JONRU SEBUT BAHWA STATUSNYA DI MEDIA SOSIAL DI MULTITAFSIR OLEH NETIZEN


JADI TERSANGKA UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL,JONRU SEBUT STATUSNYA TELAH DI MULTITAFSIR BERLEBIHAN OLEHAN NETIZEN

JAKARTA--Tersangka kasus dugaan ujaran kebencian Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru Ginting mengakui tulisan-tulisan yang ia unggah di media sosial bisa ditafsirkan atau dipersepsikan berbeda-beda.seperti dilansir dari CNN NEWS.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (2/10), mengatakan, Jonru mengungkapkan hal itu ketika diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Kata Argo, Jonru mengakui semua tulisan yang diunggah di akun media sosialnya ditulis sendiri oleh dirinya sebagai bentuk kebebasan berpendapat.
"Kemudian yang bersangkutan menyampaikan bahwa menulis sesuatu kan boleh ya, siapapun boleh dan untuk ungkapan kemarin dia sampaikan adalah bukan ilmu pasti. Satu tambah satu bukan dua," jelas Argo.
"Siapapun boleh menyampaikan atau boleh menganalisanya sesuai hati mereka masing-masing," sambung Argo menirukan pengakuan Jonru.Hingga saat ini polisi belum berencana melakukan pemeriksaan tambahan. Namun jika penyidik perlu informasi tambahan, Jonru akan diperiksa kembali.

"Kemarin sudah diperiksa sampai malam, sampai jam sepuluh lebih," ujarnyaJonru resmi ditetapkan sebagai tersangka pada 29 September lalu dalam kasus ujaran kebencian. Dia sebelumnya dilaporkan oleh pengacara Muannas Alaidid pada 31 Agustus lalu dengan laporan nomor : LP/4153/ VIII/2017/ PMJ/Dit. Reskrimsus Tertanggal 31 Agustus 2017.Alaidid kembali melaporkan Jonru dengan tuduhan pencemaran nama baik dalam laporan bernomor LP/4157/IX/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 19 September 2017.Pada 29 September, polisi menetapkan Jonru sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Keesokan harinya, yang bersangkutan resmi ditahan.Jonru merespons penetapan tersangka itu dengan menyatakan bakal mengajukan praperadilan. 


K
uasa hukum Jonru, Juju Purwantoro menilai pemeriksaan kliennya itu hingga ditetapkannya sebagai tersangka merupakan hal yang dipaksakan.

Argo menilai mengatakan rencana praperadilan itu sepenuhnya hak Jonru sebagai tersangka.

"Itu hak mereka. Silakan saja. Misalkan itu dirasa memang dia ingin mengajukan, hak diatur di undang-undang, tidak ada masalah. Nanti kami lihat. Penyidik nanti akan menilai apakah penangguhan itu bisa dikabulkan atau tidak," ujarnya.
(fm/rm)

KIM JONG UN EKSEKUSI MATI 11 MUSISI PEMBELOT KOREA UTARA DENGAN DI LINDAS TRUK


JADI PEMBELOT : KIM JONG UN EKSEKUSI 11 MUSISI DENGAN DILINDAS TRUCK


RICEMAGZ--Seorang pembelot Korea Utara baru-baru ini bersuara tentang kejahatan rezim Kim Jong-un. Perempuan itu mengatakan, pemimpin Korut tersebut mengeksekusi 11 musisi dengan senjata anti-pesawat.
Menurut pembelot itu, setelah mengeksekusi, Kim Jong-un memerintahkan stafnya untuk mencari budak seks di sekolah.
Dikutip dari The Independent pada Jumat (22/9/2017), eksekusi itu wajib dipertontonkan di depan 1.000 orang. 11 musisi itu dihukum karena dituduh telah membuat video porno di akademi militer Pyongyang.
"Mereka dibombardir peluru dari senjata anti-pesawat. Tubuh mereka langsung terkoyak, hancur. Darah dan potongan daging beterbangan kemana-mana," kata pembelot berusia 26 tahun itu yang bernama Hee Yeon-lim.
"Belum selesai sampai di situ, kendaraan tank kemudian menggilas sisa-sisa tubuh hingga penyek," lanjutnya.
Melihat kekejian Kim Jong-un, ia memutuskan kabur ke China lalu ke Seoul, Korea Utara. Misi itu ia lakukan setelah ayahnya meninggal dunia tahun 2015.
Ia baru berani membelot mengingat sang ayah adalah militer Korea Utara berpangkat kolonel. Saat masih hidup, perempuan itu bersama keluarganya merasakan keistimewaan. Sang pembelot bahkan kerap bertemu langsung dengan Kim Jong-un.
"Kim..., saya pernah bertemu beberapa kali. Ia adalah sosok yang mengerikan," katanya kepada Daily Mirror.
Hee Yeon-lim juga mengklaim diktator itu memiliki bunker persembunyian yang berlapis.
"Sulit bagi tentara Barat untuk menemukannya," ujar Hee lagi.
Sikap Korea Utara yang menutup diri membuat sulit untuk memverifikasi klaim para pembelot, termasuk Hee.
Namun, Dr Colin Alexander, dari Nottingham Trent University mengatakan, "Dalam beberapa kasus ada kemungkinan perbudakan di Korea Utara, termasuk budak seks. Juga ada kekejian dalam eksekusi siapapun yang berkhianat."(FM/RM)

4 MUSEUM SEJARAH DUNIA YANG WAJIB DI KUNJUNGI PECINTA SEJARAH DUNIA

MUSEUM SEJARAH DUNIA YANG WAJIB DI KUNJUNGI PECINTA SEJARAH

Sejarah tentang perang umumnya saling bertautan dengan dunia militer dan peradaban manusia.
Meski bukan kejadian langka dalam sejarah, namun konflik bersenjata merupakan pengalaman paling traumatis yang dapat ditanggung oleh sebuah bangsa dan negara.
Maka tak heran jika manusia --pascaperang-- di seluruh dunia kerap mendirikan sebuah museum untuk mengingatkan memori pahit tentang konflik bersenjata dan orang-orang yang tewas kala bertempur saat itu.
Harapannya, agar manusia pada masa mendatang tak mengulangi lagi tumpah darah yang muncul dari sebuah perang dan hidup bersandingan di Bumi secara damai sejahtera.
Selain sebagai sebuah pengingat akan riwayat konflik bersenjata, museum perang juga dapat digunakan untuk kepentingan akademis hingga turisme.
Berikut, 4 tempat bak 'surga' bagi para antusias sejarah dunia militer dan perang di seluruh dunia, yang  rangkum dari CNN, Minggu (10/9/2017).

1. National WWI Museum and Memorial, Kansas City, AS

 

National WWI Museum and Memorial didirikan dan dicanangkan sebagai museum nasional resmi milik Amerika Serikat, guna mengenang keterlibatan Negeri Paman Sam pada Perang Dunia I tahun 1917.
Kongres AS menetapkan museum itu dengan status 'the Nations World War I Museum'.
Museum itu memiliki akar pada sebuah monumen pancang pertama yang dibangun di lokasi tersebut tepat setelah Perang Dunia I berakhir, menjadikannya --secara teknis-- berusia paling tua, jika dibandingkan dengan museum yang bertajuk serupa di seluruh dunia.
"Museum ini cukup unik jika dibandingkan dengan yang lain, khususnya dalam konteks keragaman koleksi. ... Kami tak hanya mengumpulkan koleksi eksklusif AS, namun lebih dari 75.000 di antaranya berasal dari negara lain yang terlibat dalam perang tersebut," jelas Matthew Naylor selaku presiden museum.
Setelah menjalani renovasi dan perluasan yang ekstensif sekitar satu dekade lalu, museum ini telah mengalami lonjakan jumlah pengunjung dan telah menjadi objek wisata utama di Kansas City, Missouri.
Museum dengan area seluas 47 hektar itu juga merupakan tempat kegiatan dan acara warga sepanjang tahun. Pengunjung juga dapat menikmati beberapa pemandangan terbaik dari Kansas City dari Liberty Memorial Tower yang memiliki tinggi sekitar 66 meter.

2. Les Invalides, Paris, Prancis

 

Koleksi yang mengenang keagungan militer Kerajaan Prancis pada masa kejayaannya dapat diobservasi di museum Hôtel des Invalides, dekat tepi sungai Seine di jantung kota Paris.
Kompleks museum yang mengesankan itu, yang bangunan utamanya ditutupi oleh kubah emas, dibangun pada abad ke-17 atas perintah Raja Louis XIV.
Fasilitas yang pada awalnya dibangun untuk rumah jompo bagi veteran tentara itu berisi katalog koleksi untuk Musée de l'Armée (Museum Tentara Prancis), Musée des Plans (Museum Konstruksi Militer), model skala kota-kota berbenteng utama di Prancis, dan ruang bawah tanah di mana sisa-sisa jenazah Napoleon Bonaparte dibaringkan, setelah direpatriasi dari pengasingannya di pulau St. Helena pada 1800-an.

3. National Naval Aviation Museum, Pensacola, AS

 

Sulit rasanya untuk tidak memberikan kredit atas peran yang telah dimainkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat sebagai representasi dan proyeksi kekuatan militer Negeri Paman Sam di seluruh dunia.
Armada dan kapal AS, dari tahun ke tahun, konsisten mempertahankan presensinya di sejumlah kawasan di dunia, --meski kerap menuai kritik dan memicu tensi tinggi dengan militer negara lain.
Selain itu, kapabilitas AL AS untuk mengkombinasikan kekuatan dan alutsista udara dalam setiap operasi maritim semakin mempertahankan status mumpuni.
National Naval Aviation Museum di Pensacola, Negara Bagian Florida memamerkan koleksi lebih dari 150 pesawat terbang dan simulator penerbangan yang digunakan oleh AL Amerika dalam setiap riwayat operasi maritim di seluruh dunia.

4. Museum of the Great Patriotic War, Moskow, Rusia

 

Arsitektur monumental dari Museum of the Great Patriotic War di Moskow, Rusia, yang mengenang Perang Patriotik Hebat (cara Uni Soviet menyebut Perang Dunia II), adalah sebuah pengingat nyata --bagi dunia dan khususnya negara eks-Soviet-- akan pengorbanan manusia dan sumber daya materi yang sangat besar dalam konflik bersenjata.
Kompleks tersebut, yang terletak di tengah Park Pobedy (Victory Park), di pusat kota Moskow barat, diresmikan pada 1995, tepat pada peringatan 50 tahun akhir Perang Patriotik Hebat tersebut.
Di antara fitur paling mengesankan dari museum ini adalah tiga ruang peringatan besar. Ruang utama didedikasikan untuk semua orang yang menerima penghargaan Hero of the Soviet Union (Pahlawan Uni Soviet). Dua lainnya difungsikan untuk mengenang lebih dari 26 juta orang yang tewas dari Tentara Merah (Red Army) Uni Soviet.
Yang tak kalah luar biasa dan turut melengkapi pameran museum ini adalah dipajangnya beberapa lukisan besar, epik, beraliran realisme (realism) yang menggambarkan, beberapa pertempuran kunci dalam the Great Patriotic War.
Museum Panorama Borodino --mengoleksi riwayat militer Kekaisaran Rusia era 1800an-- yang terletak berdekatan dengan Museum of the Great Patriotic War, juga menjadi nilai plus untuk sebuah tur bersejarah.
Jadi Anda bisa 'sambil menyelam minum air', jalan-jalan dan mendapat informasi tentang  bangunan di pusat kota Moskow barat itu.(FM/RM)

 

MENGENAL SOSOK SARJANA IPB,CALON MANTU PRESIDEN JOKO WIDODO

MENGENAL CALON SUAMI PUTRI PRESIDEN JOKO WIDODO , BOBBY NASUTION


RICEMAGZ--Presiden Joko Widodo bakal segera resmi memiliki menantu kedua, menyusul beredarnya video yang menampakkan proses foto pranikah putrinya, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution.

Bobby merupakan pria yang dipacari Kahiyang selama setahun belakangan. Keduanya lantas bertunangan pada Juni lalu.

Dari berbagai sumber, ricemagz.com merangkum beberapa fakta untuk mengenal Bobby lebih dekat.

 Putra Mantan Dirut PT Perkebunan Nusantara

Bobby merupakan putra dari mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) IV Erwin Nasution yang menjabat pada 1 Maret 2012 hingga 2016.

Erwin menghembuskan nafas terakhirnya pada 18 Januari 2017 lalu di Medan, Sumatra Utara. Kahiyang pun nampak hadir melayat kala itu.

 Bobby adalah putra ketiga dari tiga bersaudara. Ia memiliki dua saudari, yakni Mayang Sari Nasution dan Inge Amelia Nasution.

Lulusan Institut Pertanian Bogor

Bobby kini menempuh pendidikan Magister Manajemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor. Kampus inilah yang mempertemukan ia dan Kahiyang.

Pada 2014 silam, ia meraih gelar sarjana di almamater yang sama dengan mengambil program Mayor Agribisnis di Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen.


Geluti Dunia Sepak Bola

Bobby ternyata juga menggeluti dunia sepak bola. Alih-alih menjadi pemain, pada 2014 lalu ia pernah sibuk mengurusi klub sepak bola Medan Jaya di bangku manajer.

Kala itu, Medan Jaya tengah bersaing di Divisi I berada di Grup II bersama PS Siak, Thamrin Graha Metropolitan (TGM) Medan, Medan United dan PSTS Tanjungbalai.

 Telah Dekat dengan Keluarga Kahiyang

Bobby sepertinya sudah cukup dekat dengan keluarga Kahiyang. Kahiyang beberapa kali nampak menggandeng calon suaminya itu di acara yang digelar Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Selain mengikuti berbagai acara formal kenegaraan, Bobby terakhir terlihat turut serta di acara pernikahan salah satu kerabat keluarga putri sang kepala negara.

Hal tersebut terungkap dalam salah satu vlog yang diunggah Kaesang Pangarep di akun Youtube miliknya.

 (fm/rm).
Back To Top